Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum wbt
Bila ada manusia mengajak kepada kebaikan, kadangkala dia akan berhadapan dengan sindiran dan caci maki orang ramai. Tambah memburukkan, sindiran dan caci maki itu melemahkan kekuatan hati untuk terus menyebarkan kebaikan.
Antara kata-kata yang biasa kita dengar adalah:
“Ala, belajar pun tak habis lagi nak dakwah-dakwah”
“Diri pun tak berapa betul, nak ajak orang pada kebaikan”
“Ni dah hafal Al-Quran sepenuhnya ke, nak ajak-ajak orang buat baik ni?”
“Kau dah sempurna sangat ke?”
Dan begitulah antara ayat yang keluar, melemahkan semangat mereka yang ingin mengajak kepada Allah SWT. Kadangkala, alasan-alasan seperti itu, yakni alasan tak sempurna, belum cukup bersedia, ilmu masih tak banyak, dosa masih ada yang tak boleh tinggal, digunakan oleh kita sendiri sebagai jalan keluar untuk tidak bergerak menyebarkan kebaikan.
Adakah benar, hendak mengajak kepada kebaikan, diri kita perlu sempurna dahulu?
